[ad_1]

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Ali Mukhni mengajak masyarakat petani agar terus berproduksi. Menurutnya, walaupun terjadi surplus produksi benih di daerah Padang Pariaman, namun bukan berarti tidak melakukan peningkatan produksi lagi, karena hasil surplus ini dapat dimanfaatkan oleh petani di propinsi lainnya seperti ke Riau, Kepulauan Riau dan daerah lainnya.

“Penanaman pada hari ini dilakukan di lahan seluas 3 hektar dengan potensi tanam 35 hektar. Petani di sana lebih menyukai barietas lokal Putiah Papanai dengan produktivitas 5,2 ton per hektar,” terang Ali.

Kepala Dinas Pertanian Sumatera Barat, Syafrizal menyebutkan luas tanam padi Sumbar bulan Juni 2020 seluas 51.474 ha dan target bulan Juli ini seluas 58.756 hektar. Pihaknya optimis untuk kejar tanam sampai bulan September 2020.

“Sesuai arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo bahwa kita harus kejar tanam bulan April September ini. Apalagi ada info FAO tentang musim kemarau panjang, itu yang kami himbau ke kabupaten untuk segera tanam,” sebut Syafrizal

 

[ad_2]

Berita hari ini akurat dan terpercaya temukan di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here