[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI menemukan setidaknya 6.492 kartu tanda penduduk (KTP) milik aparatur sipil negara (ASN) yang digunakan mendukung bakal calon perseorangan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020. KTP dengan keterangan profesi ASN ini ditemukan di sejumlah daerah.

“Dukungan yang identitas pekerjaannya ASN, dari rekapitulasi yang kami lakukan di berbagai daerah menemukan sampai 6.492 (KTP),” kata anggota Bawaslu RI Mochammad Afifuddin, di Jakarta, seperti dilansir Antara, Selasa (14/7/2020).

Hal tersebut disampaikannya saat konferensi pers, Persiapan Bawaslu dalam Pengawasan Coklit Data Pemilih Pilkada Tahun 2020, yang disiarkan secara daring dari Kantor Bawaslu RI, Jakarta.

Dukungan dari kalangan ASN tersebut, lanjut dia, ditemukan di 79 kabupaten/kota yang langsung dinyatakan tidak memenuhi syarat (TMS) dalam Pilkada 2020.

Demikian pula dukungan dari kalangan penyelenggara pilkada ditemukan sebanyak 4.411 KTP. “Yang juga dinyatakan TMS,” lanjut Afifuddin.

Selain dua temuan itu, Afifuddin menyampaikan sejumlah temuan menonjol lainnya dalam evaluasi pengawasan verifikasi faktual dukungan bakal calon perseorangan, seperti pendukung yang tidak dapat ditemui di tempat tinggalnya.

“Pendukung tidak ada di tempat karena sedang bekerja, dan sebagainya. Karena itu, verifikasi dilakukan malam hari,” kata komisioner yang membidangi divisi pengawasan dan sosialisasi tersebut soal update Pilkada 2020.

 

[ad_2]

Berita hari ini akurat dan terpercaya temukan di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here