[ad_1]

Jakarta

Ribka Sugiarto/Siti Fadia Silva Ramadhanti berhasil menjadi juara di ajang Mola TV PBSI Home Tournament. Hasil didapat setelah mengalahkan Apriyani Rahayu/Mychelle 21-17 dan 25-23.

Duel babak final ganda putri berlangsung di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Jumat (17/7/2020) sore WIB. Pasangan Ribka/Fadila dan Apriyani/Mychelle bertarung sangat ketat hingga 9-9.

Ribka/Fadila berhasil memimpin di interval dengan skor 11-9. Skor tersebut semakin diperlebar Ribka/Fadila hingga 17-14. Gim pertama akhirnya mampu ditutup dengan kemenangan Ribka/Fadila atas Apriyani/Mychelle dengan skor 21-17.

Apriyani/Mychelle tancap gas di gim kedua. Pasangan tersebut memimpin atas Ribka/Fadila dengan skor 8-4 dan memperlebar skor 11-5 sampai interval.

Ribka/Fadila kembali balik menekan selepas interval. Alhasil, pertandingan berlanjut sampai setting setelah Ribka/Fadila mengubahnya menjadi 20-20.

Apriyani/Mychelle harus mengakhiri pertandingan dengan kekecewaan. Keunggulan gagal dipertahankan hingga akhirnya kalah di gim kedua dari Ribka/Fadila dengan skor 23-25.

“Ketenangan saja menjadi kunci setelah tertinggal. Saya juga tidak menyangka bisa juara, sebelumnya cuma target ke semifinal saja,” kata Ribka usai pertandingan di Mola TV.

Greysia Polii/Febby Valencia Dwijayanti Gani meraih posisi ketiga di ajang Mola TV PBSI Home Tournament. Pasangan senior-junior ini menundukkan Jesita Putri Miantoro/Lanny Tria Mayasari.

Duel perebutan tempat ketiga dimenangkan Greysia/Febby dengan skor 21-15, 21-8. Sebenarnya Greysia/Febby sempat tertinggal jauh di game pertama.

Meski begitu, Greysia/Febby berhasil balik menekan Jesita/Lanny di game kedua. Jesita/Lanny benar-benar tidak berkutik, mereka tertinggal jauh hingga 4-13 dan akhirnya menyerah dua game langsung.

“Kami merasa masih kurang maksimal, tetapi kami tetap menunjukkan yang terbaik. Saya senang bisa berpasangan dengan kak Greysia yang lebih senior, apalagi sebagai pasangan dadakan hasilnya cukup baik,” kata Febby usai pertandingan.

“Memang masih banyak yang perlu dievaluasi dari permainan kami. Tapi ke depannya kami tahu mau latihan apa, tahu harus berbuat apa di pertandingan resmi nanti,” ujar Greysia menimpali.

Greysia juga menuturkan bahwa ajang Mola TV PBSI Home Tournament banyak memberi manfaat untuknya dan tim ganda putri. Salah satunya ia bisa mendapatkan kesempatan melihat bakat-bakat pemain muda.

“Saya senang bisa ada di sini (home tournament), ada hawa pertandingan yang saya dapat. Saya mau lihat kemampuan adik-adik, bagaimana mereka di pertandingan,” tutur Greysia.

“Kami jarang bertemu di turnamen. Jadi ajang ini bagus untuk tim ganda putri. Buat saya, dipasangkan dengan yang lebih muda adalah kesenangan dan kehormatan. Saat usia saya 15 tahun, mereka baru lahir,” ucapnya.

Greysia tampil di ajang ini sebagai pemain paling senior di ganda putri. Ia pun berpesan kepada pemain muda untuk terus menjaga motivasi dan memperbaiki diri.

“Semua punya potensi tapi waktu masuk level senior bukan teknik lagi yang utama tapi lebih ke kemauan. Bagaimana menghadapi kekalahan kemenangan, itu yang diuji,” kata pebulutangkis berusia 32 tahun itu.

“Nanti akan ada seleksi alam, mereka harus tahan banting di latihan, di kehidupan di asrama dan di pertandingan,” ujar pemain asal klub Jaya Raya ini.

Simak Video “Gol Tunggal Havertz Bantu Leverkusen Kalahkan Freiburg
[Gambas:Video 20detik]
(ran/ran)

[ad_2]
Berita Olahraga paling update di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here