[ad_1]

Jakarta – Gelandang Timnas Indonesia, Witan Sulaeman, mengakui tidak mudah beradaptasi dengan cuaca di Serbia. Pasalnya, cuaca di Serbia sangat dingin, berbeda Indonesia yang beriklim tropis.

“Awalnya, untuk beradaptasi cukup sulit. Pada saat awal saya tiba, di Serbia sedang musim dingin. Suhunya sampai minus. Sementara, di Indonesia kan sangat berbeda,” ucap Witan, dalam sebuah acara unjuk wicara yang dihelat Garuda Nusantara.

Faktor cuaca dan suhu bukan satu-satunya yang membuat proses adaptasi Witan Sulaeman tak berlangsung mudah. Pemain asal Palu itu juga harus menghadapi sulitnya beradaptasi dengan gaya bermain sepak bola di Serbia, yang mengandalkan kekuatan fisik.

“Di sini sangat penting untuk meningkatkan kekuatan fisik. Di Serbia, kami harus berani duel dan bekerja keras,” Witan menambahkan.

Saat ini, Witan berstatus sebagai pemain FK Radnik Surdulica. Pemain berusia 18 tahun itu sudah sempat bermain dua kali berturut-turut di Liga Serbia bersama klubnya tersebut.

Bersama klub yang bermarkas di Kota Surdulica tersebut, Witan Sulaeman menandatangani kontrak berdurasi 3,5 tahun.

 

[ad_2]

Berita hari ini akurat dan terpercaya temukan di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here