[ad_1]

Selain menyiapkan sanksi, Risma juga menyampaikan komitmen untuk mencegah penyebaran COVID-19 di masa transisi menuju normal baru untuk wilayah Surabaya.

Komitmen tersebut disampaikan Risma di depan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Provinsi Jawa Timur, pada acara penandatanganan pakta integritas di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Kamis, 11 Juni 2020.

Selain Risma, hadir pula bupati Gresik Sambari Halim Radianto, plt bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. Sedangkan unsur Fokompimda Provinsi Jawa Timur diataranya Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Muhammad Fadil Imran, Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Widodo Iryansyah dan pejabat Pangkotama lainnya

Risma mengaku, meski masa transisi ini cukup berat dirasakan oleh masyarakat Surabaya, namun pihaknya harus tetap melakukan karena tidak ingin warga Surabaya terus menerus dan makin banyak menjadi korban Covid-19.

“Kami sadar betul bahwa ini adalah tanggung jawab yang sangat berat dan sangat besar. Pemkot Surabaya dan masyarakat Surabaya berkomitmen untuk tetap berusaha mencegah penularan Covid-19 ini,” ujar Risma dalam konferensi pers live streaming.

Risma juga berjanji akan tetap melakukan tracing untuk mengetahui warga Surabaya yang terpapar COVID-19. Sementara hari ini rapid test masih terus dilakukan  oleh gugus tugas COVID-19 Pemkot Surabaya.  

Risma mengklaim, saat ini warga Surabaya yang reaktif mulai menurun dan selanjutnya akan dilakukan swab. Swab dilakukan terhadap terhadap 280 warga, dan sekitar 225 diperkirakan hari ini sudah keluar dan berkumpul kembai dengan keluarga masing-masing. 

Risma juga mengundang Gubernur dan Forkopimda Jawa Timur untuk hadir dalam acara launching untuk  35 kawasan kampung tangguh jogo wani Surabaya diwilayah Tanjung Perak oleh Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Muhammad Fadil Imran.

Pada Jumat, 12 Juni 2020 juga diluncurkan 350 kampung tangguh jogo Surobyo, Mall wani jogo Suroboyo, pasar wani jogo suroboyo, tempat ibadah wani jogo surobyo dan industri wani jogo Suroboyo.Dan launching sekolah wani jogo Suroboyo. 

Untuk sekolah, Risma mengaku meski proses belajar mengajar di sekolah belum dimulai. Namun pihaknya sudah melakukan komunikasi dengan para kepala sekolah SMP dan SD se Surabaya, guru dan wali murid untuk menyusun protokol bersama-sama. 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here