[ad_1]

Sekelompok taman hiburan Jepang juga mengumumkan pedoman tentang cara beroperasi dengan aman di bawah ancaman Virus Corona, termasuk meminta para tamu untuk “menahan diri dari berteriak” di rollercoaster dan wahana lainnya pada Mei.

Selain itu, staf taman, termasuk staf yang berpakaian seperti boneka binatang dan pahlawan super, juga disarankan untuk tidak berjabat tangan atau saling bertepuk tangan dengan pengunjung.

Saat ini, pihak berwenang Hong Kong melarang pertemuan lebih dari delapan orang karena Virus Corona. Larangan itu akan diperpanjang hingga Kamis 18 Juni, yaitu saat Disneyland kembali dibuka.

Seorang ahli penyakit menular terkemuka di kota itu, David Hui, mengatakan kepada radio RTHK, larangan anti-virus dapat lebih longgar karena sebagian besar kegiatan di kota itu dilanjutkan.

Selain itu, pihak berwenang juga menggunakan larangan pertemuan publik sebagai cara untuk menolak izin untuk protes pro-demokrasi yang telah menggelegak lagi dalam beberapa pekan terakhir.

Hong Kong sempat diguncang oleh demonstrasi pro-demokrasi yang besar pada tahun lalu, dan terjadi selama tujuh bulan berturut-turut dan sejak saat itu Beijing berikrar akan memberlakukan undang-undang keamanan nasional baru di pusat bisnis.

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here