[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta – Di Indonesia, terutama di Jakarta, sederet mal atau pusat perbelanjaan sudah mulai buka kembali mulai hari ini, Senin (15/6/2020). Sedangkan di Jepang, sejumlah mal di beberapa wilayah sudah dibuka sejak pertengahan Mei lalu.

Namun ada yang unik dari aktivitas retail di Negeri Sakura selama pandemi corona COVID-19. Pegawai toko dilarang berbicara selama melayani pelanggan untuk mencegah penularan virus.

Berbeda dengan sejumlah negara yang memutuskan lockdown, Jepang memilih untuk tetap menjalankan bisnis retail dengan sejumlah pembatasan.

Namun seorang warga Jepang baru-baru ini mengunggah sebuah kertas yang berisi aturan bagi pegawai toko saat melayani pembeli. Seperti dilansir dari SoraNews 24, aturan itu diunggah ke Twitter oleh akun @Miqyuro dan langsung mendapat banyak dukungan warganet.

Dalam aturan itu tertulis: “Sebagai upaya mencegah penyebaran infeksi virus, pegawai kami tidak akan secara aktif menginisiasi percakapan dengan pembeli. Kalau Anda punya pertanyaan, tolong bertanya pada salah satu pegawai kami dengan tetap menjaga jarak fisik. Kami menyadari solusi ini tidak sempurna dan kami meminta maaf, tapi kami minta pengertiannya dalam kondisi saat ini“.

Aturan ini justru didukung oleh pemilik akun. Ia menuliskan, “tolong pegawai toko pakaian, biarkan ini (aturan) permanen“.

Warganet pun banyak yang menyampaikan komentar senada. Rupanya banyak calon pembeli yang terganggu kalau pegawai toko membuntuti mereka dan menanyakan keperluan mereka.

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here