[ad_1]

Liputan6.com, Madiun Sebagai langkah nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan pengawasan di Kabupaten Madiun dan Pacitan, Bea Cukai Madiun menggelar pertemuan dengan Bupati Madiun, Bupati Pacitan, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Kepala Kepolisian Resort Pacitan.

Kepala Kantor Bea Cukai Madiun, Iwan Hermawan mengungkapkan bahwa sinergi antar instansi dan pemerintah daerah mutlak diperlukan untuk dapat meningkatkan efektivitas pelayanan dan pengawasan. Pertemuan dengan Bupati Madiun, Ahmad Dawami berlangsung pada hari Kamis (11/6) lalu membahas dan memperkenalkan lebih dalam terkait tugas dan fungsi Bea Cukai.

“Kami menjelaskan beberapa diantaranya yaitu memberikan asistensi terhadap industri berorientasi ekspor serta melakukan penindakan rokok ilegal,” ungkap Iwan.

Bupati Madiun, Ahmad Dawami menanggapi positif hal dimaksud dengan menjabarkan potensi hasil perkebunan yang sangat potensial untuk diekspor, di antaranya porang, kopi, dan coklat. Lebih lanjut, Bupati Madiun memaparkan bahwa produksi porang sangat melimpah untuk diekspor dan tidak terpengaruh permintaannya meskipun kondisi di tengah pandemi. 

 “Kami juga mengucapkan terima kasih atas penerimaan di bidang cukai di wilayah Madiun sehingga dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT) dapat dimanfaatkan untuk menjamin kesehatan masyarakat melalui Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dan pembangunan daerah,” ungkap Ahmad.

Selanjutnya, Bupati Madiun berharap agar komunikasi dan sinergi antara Pemkab Madiun dan Bea Cukai senantiasa terjalin demi peningkatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

Tidak hanya bersinergi dengan Pemkab Madiun, Bea Cukai Madiun juga menggandeng daerah di bawah wilayah pengawasannya untuk bekerja sama.

 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here