[ad_1]

Jakarta Bojan Krkic pernah mendapat label The Next Lionel Messi. Meski dicap wonderkid gagal, pemain Montreal Impact itu menilai kemampuan berbicara empat bahasa masih lebih baik ketimbang raihan lima juara.

Bojan Krkic punya latar belakang yang hampir sama dengan Lionel Messi. Mereka memulai karir di La Masia, akademi milik Barcelona, dan sukses menembus tim utama pada usia yang sangat muda.

Bojan Krkic punya catatan impresif di La Masia. Bojan Krkic sempat dianggap bakal menjadi penyerang masa depan Barcelona, setelah Lionel Messi lebih dulu bersinar bersama tim utama.

Bojan Krkic mencetak gol pertama di Barcelona pada 2007, saat usianya baru 17 tahun dan 53 hari. Itu adalah rekor pencetak gol termuda. Rekor itu kemudian dipatahkan Ansu Fati dengan usia 16 tahun dan 304 hari saat mencetak gol.

Setelah meninggalkan Barcelona, nyaris tidak ada prestasi besar yang diraih Bojan Krkic. Catatan terbaik diukir bersama Ajax saat menjadi juara Eredivisie 2013/3014, tetapi Bojan Krkic tidak menjadi pemain inti.

Akan tetapi, Bojan Krkic menolak jika disebut sebagai pemain yang gagal. “Saya berpikir besar dan saya bermain untuk tim besar. Saya bermain bersama Barcelona-nya Lionel Messi,” kata Bojan Krkic.

“Saya bisa berbicara empat bahasa: Inggris, Italia, Spanyol, dan Catalan. Saya lebih menghargai kemampuan bicara empat bahasa daripada lima gelar juara. Berapa banyak orang yang bermimpi punya karir seperti ini?,” tutur Bojan Krkic.

 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here