[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta – Dinas Pendidikan DKI Jakarta menutup pendaftaran penerimaan peserta didik baru (PPDB) pada Sabtu (27/6/2020) kemarin. Tercatat, total jumlah calon peserta didik baru untuk tingkat SMP dan SMA sebanyak 43.695 orang.

Rincian dari jumlah keseluruhan pendaftar adalah; 31.011 orang untuk tingkat SMP, dan 12.684 orang untuk tingkat SMA. Kepala Dinas Pendidikan Nahdiana mengatakan jumlah tersebut telah memenuhi 40 persen kuota penerimaan jalur zonasi.

Selain itu, berdasarkan data yang tercatat oleh Dinas Pendidikan, rentang usia pendaftar PPDB jalur zonasi 15-16 tahun. Hanya 7 orang saja pendaftar tingkat SMA berusia 20 tahun.

“Terdapat 92,4 persen siswa dalam rentang usia normal yaitu 15-16 tahun untuk kelas 1 SMA yang diterima. Sedangkan, usia tertua yang diterima, yakni 20 tahun hanya 0,06 persen atau sebanyak 7 siswa,” ujar Nahdiana, Minggu (28/6/2020).

Dia merinci, sebaran usia SMA yang diterima lewat jalur zonasi, yaitu, 16 tahun 52,8 persen, 15 tahun 39,7 persen, 13-14 Tahun 0,2 persen. Sementara usia 17 tahun 6 persen, dan 18-20 tahun1,4 persen.

Sementara itu, untuk siswa yang diterima di tingkat SMP terdapat 96,9 persen usia 12-13 tahun yang diterima. Sebaran penerimaan siswa SMP yaitu, 14-15 tahun 2,8 persen, 13 tahun 29,6 persen, 12 tahun 67,3 persen, dan 10-11 tahun 0,3 persen.

Jalur Zonasi adalah jalur untuk calon peserta didik memilih sekolah di Jakarta dengan berdasarkan pada zona sekolah yang sesuai dengan domisili calon peserta didik. Sekolah yang berlokasi di luar zonanya tidak bisa dipilih.

Zona sekolah adalah daftar sekolah yang terletak di kelurahan yang sama atau kelurahan tetangga dengan domisili calon peserta didik. Daftar sekolah dalam sebuah zona ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta berdasarkan pertimbangan jarak dengan kelurahan domisili, daya tampung sekolah, dan jumlah penduduk.

“Adapun zona sekolah di DKI Jakarta sebanyak 267 zona di setiap jenjang pendidikan. Zona tersebut diterapkan sejak tahun 2017 tanpa mengalami perubahan dan digunakan setiap tahun, termasuk dalam PPDB tahun 2020,” ujarnya.

 

[ad_2]

Berita hari ini akurat dan terpercaya temukan di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here