[ad_1]

Turin

Juventus mendapat dua penalti saat menahan imbang Atalanta di giornata ke-32 Liga Italia. Pelatih La Dea, Gian Piero Gasperini, mengeluhkan hal tersebut.

Di Allianz Stadium, Minggu (12/7/2020) dini hari WIB, Atalanta selalu unggul lebih dulu lewat Duvan Zapata (16′) dan Ruslan Malinovskyi (81′). Namun Bianconeri selalu bisa membalas lewat dua eksekusi penalti dari Cristiano Ronaldo (55′, 90′).

Dalam prosesnya, dua penalti itu diberikan wasit Piero Giacomelli karena handball yang dilakukan Marten De Roon dan Luis Muriel. Bola menyentuh tangan De Roon saat mencoba memblok crossing Paulo Dybala, sedangkan handball Muriel terjadi karena ia berada di jalur umpan Gonzalo Higuain kepada Douglas Costa.

Gasperini pun heran dengan dua penalti tersebut. Ia merasa gerakan tangan kedua pemainnya tidak bermaksud menghalau bola.

De Roon hanya melindungi diri dari sepakan bola Dybala yang mengarah ke badannya, sedangkan gerakan tangan Muriel dianggap refleks ketika sedang bergerak menghalau Higuain.

“Ada sejumah aturan, yang mana lebih superior dari aturan lainnya di Italia,” ujar Gasperini kepada DAZN seusai laga, dikutip Football Italia.

“Kami harus ngapain kalau ada bola datang seperti itu, memotong tangan kami? Pemain itu paling sering menaruh tangan di depan badan mereka.”

“Hukuman penalti seperti itu bukan yang pertama kali kami lihat, sudah banyak terjadi sepanjang musim ini, melibatkan banyak tim.”

“Ini hal yang gila, dan interpretasi aturan di Italia berbeda dengan di tempat lain. Di negara lain, hal yang seperti itu bukan penalti,” jelas eks pelatih akademi Juventus tersebut.

Hasil ini membuat Atalanta tetap di posisi ketiga klasemen sementara dengan 67 poin, terpaut 9 angka dari Juventus yang duduk di puncak.

Simak Video “Bekuk Napoli 2-0, Atalanta Luar Biasa!
[Gambas:Video 20detik]
(adp/cas)


[ad_2]
Berita Olahraga paling update di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here