[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta – Kepala Satpol PP DKI Jakarta Arifin mengimbau agar para pengelola tempat makan tidak melayani pengunjung untuk makan secara lesehan. Menurutnya, pengunjung lesehan akan sulit untuk melaksanakan protokol kesehatan virus corona atau Covid-19.

“Saya imbau untuk usaha yang pakai alas duduk lesehan, enggak pakai itu lagi karena susah untuk physical distancing-nya,” kata Arifin saat dihubungi, Senin (20/7/2020)

Sementara itu, dia mengatakan sebanyak 28.000 lebih warga melanggar protokol kesehatan terkait pemakaian masker saat pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi.

Arifin menyatakan sebanyak 1.990 pelanggar dikenakan sanksi denda berdasarkan Pergub Nomor 41 Tahun 2020 tentang Pengenaan Sanksi terhadap Pelanggaran Pelaksanaan PSBB.

“Sampai 19 Juli kemarin untuk pelanggaran masker jumlah total 28.759 orang. Denda 1.990 orang nilai denda Rp 379 juta,” ucapnya.

Sedangkan sisanya 26.769 orang dikenakan sanksi kerja sosial. Data tersebut lanjut dia, berdasarkan patroli yang dilakukan di sejumlah pusat keramaian.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta agar masyarakat tetap waspada terhadap penyebaran virus corona atau Covid-19 selama perpanjangan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi.

Sebab saat ini banyak masyarakat yang dinyatakan positif Covid-19 tidak memiliki gejala atau OTG.

“Ingat 66 persen dari kasus positif covid-19 baru di Jakarta dalam seminggu terakhir adalah mereka yang tidak memiliki gejala sakit, tidak memiliki keluhan,” kata Anies di YouTube Pemprov DKI Jakarta, Kamis (16/7/2020).

[ad_2]

Berita hari ini akurat dan terpercaya temukan di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here