[ad_1]

Liputan6.com, Beijing – Sebuah pasar grosir pertanian utama di Beijing telah ditutup oleh pihak berwenang di Beijing untuk sementara waktu setelah ada peningkatan infeksi virus corona yang ditularkan secara lokal di ibu kota China itu selama dua hari terakhir.

Pasar grosir Xinfadi ditutup pukul 03.00 waktu setempat pada Sabtu setelah dua pria, yang bekerja di sebuah pusat penelitian daging dan baru-baru ini mengunjungi pasar itu, dilaporkan terinfeksi virus corona.

Belum ada keterangan yang menjelaskan bagaimana kedua pria tersebut dapat terinfeksi COVID-19.

Kekhawatiran terhadap gelombang kedua COVID-19 meningkat, bahkan di negara-negara yang tampaknya sudah menghentikan penyebaran penyakit virus corona jenis baru tersebut, Reuters melaporkan, seperti dikutip dari Antara, Minggu (14/6/2020).

Pihak berwenang Beijing sebelumnya menghentikan perdagangan daging sapi dan kambing di pasar Xinfadi, di samping menutup pasar grosir lainnya di sekitar kota.

Khawatir atas risiko penyebaran virus lebih lanjut, toko swalayan besar di Beijing mengeluarkan salmon dari raknya semalaman setelah virus yang menyebabkan virus corona ditemukan di papan potong yang digunakan untuk impor salmon di pasar, menurut laporan media milik pemerintah Beijing Youth Daily.

 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here