[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa pelaksanaan skema new normal bertujuan menjadikan masyarakat produktif dengan tetap memperhatikan unsur kesehatan sehingga tidak terpapar virus Corona Covid-19. Selain itu, new normal juga penting untuk memperbaiki kondisi ekonomi nasional yang tengah terpuruk.

New normal untuk menciptakan masyarakat produktif dan aman Covid-19. Pertama, ini berarti masyarakat harus patuh dalam menjalankan protokol kesehatan dan aktif untuk memutus mata rantai penularan,” kata Airlangga dalam Webinar bersama Asosiasi Emiten Indonesia, Kamis (11/6/2020).

Airlangga menjelaskan, pandemi covid-19 yang berkepanjangan telah berdampak buruk bagi kinerja perekonomian nasional. Bahkan di kuartal II 2020, lima sektor perekonomian terpotong pendapatannya hingga 50 persen.

Yakni, otomotif, transportasi umum, pembiayaan konsumen, restoran, dan pariwisata. Meski begitu, Airlangga juga mencatat beberapa sektor usaha yang mampu tumbuh positif seperti bahan pangan, kesehatan dan farmasi, serta kelapa sawit dan turunannya.

Oleh karena itu, new normal  harus segera dilakukan demi restart engine ekonomi untuk memperbaiki perekonomian nasional. Terlebih lagi, kondisi ekonomi Indonesia dalam beberapa waktu terakhir tengah mencatatkan tren positif setelah Indeks Harga Saham Gabungan yang terus menguat dan nilai tukar rupiah yang terus membaik.

Reporter: Sulaeman

Sumber: Merdeka.com

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here