[ad_1]

Jakartaabaya, CNN Indonesia —

Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto akan segera mengirimkan bantuan ratusan tenaga medis untuk rumah sakit rujukan utama Covid-19, RSUD dr Soetomo, Surabaya, Jawa Timur. Hal itu menyusul banyaknya dokter di RSUD dr Soetomo yang dikabarkan positif terinfeksi virus corona.

Terawan menjanjikan 146 tenaga medis baik dokter maupun perawat dalam waktu dekat akan dikirim untuk membantu penanganan Covid-19 di RSUD dr Soetomo.

“Saya selaku Menteri Kesehatan akan segera mendorong kebutuhan dokter umum maupun perawat 88 orang, dokter umum 58 orang akan kami dorong segera. Gelombang pertama yang kami dorong adalah dokter, kemudian baru perawat,” kata Terawan, di Surabaya Rabu (24/6).


Bantuan ini, kata Terawan, merupakan permintaan langsung Dirut RSUD dr Soetomo, dr Joni Wahyuhadi. Terawan mengatakan, Joni sempat melaporkan bahwa rumah sakitnya kewalahan menangani pasien corona, yang terus bertambah banyak.

“Ini akan segera kami dorong agar RSUD dr Soetomo bisa lebih ringan. Kita ingin relaksasi terjadi dan kita sudah buat protokol supaya relawan nggak positif,” ucap Terawan.

Senada, Joni mengakui bahwa dirinya telah meminta bantuan ke Menkes terkait tambahan tenaga medis. Menurutnya hal itu akan membantu tugas, dan mengurangi beban tenaga medis yang sedang bertugas di RSUD dr Soetomo saat ini.

“Saya mohon bantuan tenaga kesehatan, tentang jumlah dan materinya sedang kami pertimbangkan. Ini penting untuk membantu kami, karena biar tenaga kami hanya masuk empat jam terus gantian,” katanya.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak 22 dokter residen peserta PPDS Unair yang bertugas di RSUD dr Soetomo, Surabaya dikabarkan terpapar virus corona.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya, Febria Rachmanita mengaku mendapatkan informasi itu dari pihak manajemen RS.

“Tadi waktu kita ke sana, dari awal sampai akhir ada 22 (dokter residen yang terkonfirmasi corona),” ujarnya, Sabtu (20/6).

Namun, Direktur Utama RSUD dr Soetomo, Joni Wahyuhadi menampik informasi 22 dokter residen peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Universitas Airlangga (Unair) terkonfirmasi positif virus corona (Covid-19).

Joni menyebut hanya 12 dokter residen yang bertugas di RSUD dr Soetomo yang positif virus corona. Jawaban Joni membantah pernyataan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya soal 22 dokter PPDS positif virus corona.

“Saat ini yang isolasi penyakitnya ringan-sedang 10 orang. Yang sudah kita rawat intensif dua (orang),” ujar Joni saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Minggu (21/6).

Sementara itu, Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, Soetojo menolak memberikan keterangan terkait jumlah pasti dokter residen PPDS yang terkonfirmasi positif virus corona.

“Tanya sama rumah sakit ya. Makanya itu (jumlah dokter) masih simpang siur, tanya dr Joni aja,” kata Soetojo, melalui sambungan telepon.

(frd/osc)

[Gambas:Video CNN]



[ad_2]
Berita hari ini akurat dan terpercaya temukan di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here