[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Juru Bicara Pemerintah Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan pemerintah hanya berhasil melakukan pemeriksaan terhadap 8.776 spesimen hari ini. Angka ini jauh di bawah target pemeriksaan yakni 20.000 spesimen.

Yurianto menyebut, hal ini disebabkan beberapa laboratorium yang berada di rumah sakit dan perguruan tinggi masih menerapkan libur.

“Ternyata beberapa laboratorium yang ada di rumah sakit dan kemudian beberapa laboratorium yang berada di perguruan tinggi masih menerapkan hari libur. Sehingga pemeriksaan menurun menjadi 8.776,” kata Yurianto dalam Konferensi Pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Senin (15/6/2020).

Dia menjelaskan, pemerintah sudah berupaya semaksimal mungkin mengimbau semua laboratorium tetap beroperasi, meskipun di hari libur.

Namun, pemerintah tidak bisa memaksa rumah sakit dan perguruan tinggi tetap membuka laboratorium.

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here