[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI mengajukan penambahan anggaran sebesar Rp 4,7 triliun. Penambahan anggaran yang berasal dari APBN tersebut bakal digunakan untuk menyelenggarakan pilkada serentak.

Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, usulan tambahan dana tersebut sudah mencakup kebutuhan tambahan anggaran dari KPU Pusat maupun KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota. Juga tambahan anggaran bagi lembaga ad hoc.

Adapun usulan tambahan anggaran dari KPU Pusat Sebesar Rp 83,7 miliar, KPU Provinsi sebesar Rp 6,791 miliar, KPU Kabupaten/Kota sebesar Rp 38,241 miliar. Sedangkan tambahan anggaran untuk lembaga ad hoc Rp 3,782 triliun.

Menurut dia, usulan tersebut sudah mengalami perubahan dari jumlah sebelumnya sebesar Rp 5,6 triliun. Pihaknya melakukan berbagai perubahan sehingga besaran tambahan anggaran yang diajukan berkurang. Salah satunya pengurangan pada besaran usulan tambahan anggaran untuk KPU Pusat. 

“Sebelumnya KPU mengusulkan anggaran Rp 129 miliar. Perubahan sehingga hasilnya kami hanya usulkan Rp 83,7 miliar. Untuk KPU RI. terdapat perubahan Rp 45,2 miliar,” ungkap dia, dalam rapat dengan Komisi II, Kamis (11/6).

 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here