[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta – Kapolri Jenderal Idham Azis meminta kasus pengambilan paksa jenazah pasien Covid-19 tidak lagi terjadi di daerah mana pun. Dia pun meminta jajaran Polda menindak tegas masyarakat yang melakukan aksi tersebut.

“Aturannya ada, hukumnya ada, dan itu kita tegakan. Karena hukum tidak bisa dilakukan dengan bujuk rayu,” tutur Idham dalam keterangannya, Jumat (12/6/2020).

Idham menyesalkan adanya peristiwa tersebut. Dia mengatakan, apa jadinya negeri ini jika masyarakatnya tidak saling menjaga satu dengan yang lain.

“Harus dengan norma yang tegas dalam penegakan hukum,” jelas dia.

 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here