[ad_1]

Pamekasan, CNN Indonesia —

Kapal layar motor (KLM) bermuatan garam dan bawang merah, rute Pelabuhan Kota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB) menuju Pelabuhan Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, karam di perairan Pulau Sapaken, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur.

Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, kapal bernama Sahabat Muslim tersebut karam akibat dihantam ombak laut. Beruntung semua penumpang selamat, walau sempat terombang-ambing cukup lama di tengah laut menggunakan rakit.

Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan, laporan kapal tenggelam diterima polisi pada Kamis (23/7) sekitar pukul 09.00 WIB. Di waktu itu pula, pihaknya langsung melakukan penyisiran untuk menyelamatkan korban.


“Kapal KLM Sahabat Muslim ini berangkat dari Kota Bima pada Senin (20/7) dengan memuat garam dan bawang merah sebanyak 315 ton,” kata Widiarti, Sabtu (25/7).

Menurutnya, penumpang atau anak buah kapal (ABK) yang jadi korban terjangan ombak berjumlah enam orang. Mereka mayoritas berpenduduk Kota Bima, NTB. Di antaranya, Zaidun (60), Andi Muhamad Herianto (36), Suaeb (53), Istama (35), Kamli (34), dan Brunai Darusalam (27).

Pasca peristiwa, kata dia, keesokan harinya pada Jumat (24/7) enam korban berhasil diselamatkan oleh tim tabungan. Hanya dalam prosesnya sempat mengalami kendala karena gelombang tinggi.

“Bahkan usai penyelamatan, semua kapal sempat berlindung di balik salah satu pulau karena cuaca buruk. Semua korban sudah dievakuasi ke rumah warga di Dusun Mandar, Desa Sapeken,” ujarnya.

(nrs/wis)

[Gambas:Video CNN]



[ad_2]
Berita hari ini akurat dan terpercaya temukan di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here