[ad_1]

Jakarta, CNN Indonesia —

Presiden Joko Widodo menyebut sebanyak 70 persen warga Jawa Timur tak menggunakan masker selama pandemi Covid-19. Pihaknya pun akan mengirim masker sebanyak-banyaknya ke privinsi ini.

Berdasarkan data Gugus Tugs Covid-19 per Rabu (24/6), Jatim diketahui menjadi provinsi juara kedua kasus Covid-19, yakni 10.115 kasus, beda tipis dengan DKI Jakarta yang memiliki 10.250 orang positif Corona.

“Tadi disampaikan oleh Gugus Tugas bahwa masih 70 persen [warga] yang enggak pakai masker. Ini angka yang gede banget,” ujar Jokowi saat meninjau Posko Penanganan dan Penanggulangan Covid-19 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jatim, Kamis (25/6).


Jokowi meminta agar sosialisasi penggunaan masker dilakukan lebih gencar dengan menggandeng tokoh agama maupun tokoh masyarakat setempat. Ia juga meminta pada Menteri Kesehatan dan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 di tingkat nasional mendistribusikan masker sebanyak-banyaknya ke Jatim.

“Saya minta gugus tugas nasional, pak menkes, kirim masker sebanyak-banyaknya ke Surabaya, ke Jatim,” katanya.

Sementara itu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan, berdasarkan data Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, 70 persen warga yang tak memakai masker itu merupakan yang masih melakukan kegiatan di tempat ibadah.


Infografis Cara Taiwan Suplai Masker untuk Semua Warga

“Dari data IKM FK UNAIR, di tempat ibadah yang masih aktif itu 81,7 persen, yang tidak menggunakan masker 70,6 persen, dan tidak physical distancing 64,6 persen,” papar dia.

Selain di tempat ibadah, penelitian itu juga menyoroti rendahnya penggunaan masker di pasar tradisional yakni masih 81,4 persen tanpa masker. Sementara, 89 persen lainnya belum melakukan jaga jarak.

“Di pasar tradisional meski sudah bagi masker berkali-kali, kami juga minta mengenakan face shield, tapi masih 81,4 persen yang tidak pakai masker,” katanya.

Akibatnya, kata Khofifah, tempat-tempat tersebut berpotensi memunculkan klaster baru penyebaran virus covid-19.

Jatim diketahui menjadi zona merah persebaran covid-19 lantaran kasusnya terus melonjak signifikan. Berdasarkan data 24 Juni 2020, kasus positif corona di Jatim mencapai 10.298. Sebanyak 2.955 di antaranya dinyatakan sembuh dan 750 lainnya meninggal dunia.

(psp/arh)

[Gambas:Video CNN]



[ad_2]
Berita hari ini akurat dan terpercaya temukan di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here