[ad_1]

JAKARTA – Seorang pakar politik Inggris mengatakan tidak ada keraguan lagi bahwa pemerintah Inggris akan membatalkan rencana mengikutsertakan teknologi komunikasi Huawei dalam jaringan 5G-nya, dikutip Voaindonesia.

Pemerintah Inggris, kata Nile Gardiner, mantan pembantu perdana Menteri Margaret Thatcher dulu, mengatakan pemerintah Inggris akan mengumumkan dalam waktu dekat rencananya untuk membatasi kontrak dengan Huawei.

Kabar tentang keputusan pemerintah itu sudah bocor ke media Inggris dengan mengutip sumber-sumber dari kantor perdana menteri.

Pemerintah Inggris sejak berbulan-bulan mendapat tekanan dari pemerintah Amerika untuk membatalkan perjanjiannya dengan Huawei. Namun, kata Nile Gardiner, juga ada pertimbangan dalam negeri untuk membatalkan perjanjian itu.

Katanya, sejumlah anggota senior partai konservatif menentang perjanjian itu, dan juga adanya kekecewaan publik terhadap China karena perebakan virus korona.

(ahl)

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here