[ad_1]

JAKARTA – Hewan Kelelawar disebut-sebut sebagai biang keladi penyebar virus corona, namun hingga saat ini bulan ada bukti virus corona yang menjadi pandemi saat ini berasal dari kelelawar.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Instagram resmi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), virus corona yang menjangkit pada manusia memang ada kemiripan dengan Virus Corona Bat Sars Cov pada kelelawar, namun sekali lagi itu belum cukup bukti.

Menurut peneliti LIPI kelelawar merupakan binatang mamalia yang dapat terbang secara sempurna. Di dunia ada sekira 1400 spesies dan di antaranya 239 spesies kelelawar dapat ditemukan di Indonesia.

Hewan yang hidupnya di hutan, gua atau bahkan di tempat lingkungan manusia itu, memiliki kemampuan yang sangat unik. Kelelawar pemakan buah-buahan mengandalkan penglihatan dan penciuman yang baik sedangkan kelelawar pemangsa serangga menggunakan ultrasonic melalui mulut dan hidung.

Kelelawar juga diduga sebagai reservoir alami atau tempat agen penyakit yang dapat pindah atau menular ke manusia atau disebut zoonosis atau zoonotik.

Meski demikian, kelelawar memiliki manfaat dapat menjaga ekosistem membantu membasmi hama pertanian dan mengendalikan populasi serangga, dan membantu penyerbukan berbagai tanaman buah.

(ahl)



[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here