[ad_1]

Jakarta

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mempertahankan Nicke Widyawati sebagai Direktur Utama PT Pertamina (Persero) di tengah pemangkasan direksi. Jumlahnya dipangkas dari 11 menjadi 6.

Erick mengingatkan Nicke harus melakukan penawaran umum perdana sahamnya ( initial public offering/IPO) terhadap anak perusahaan Pertamina. Dia memberi waktu selama 2 tahun ke depan.

“Ya Ibu Nicke masih yang terbaik. Tapi itu tadi saya bilang ada KPI-nya. Salah satunya dalam dua tahun mesti ada yang di-go public-kan,” kata dia di kantornya, Jumat (12/6/2020).

KPI adalah Key Performance Indicator. Itu adalah suatu metode yang diterapkan untuk menilai kemajuan yang dicapai oleh perusahaan.

“Jadi kita akan targetkan dua tahun ke depan Bu Nicke, Bu Dirut harus bisa meng-go public-kan 1-2 sub holding. Ini menjadi bagian juga transparansi dan akuntabilitas dan juga bisa jelas secara KPI. Ini yang kita lakukan,” jelasnya.

Erick pernah menjelaskan Key Performance Indicator ini menjadi bahan pertimbangan untuk menunjuk orang yang masuk ke dalam jajaran direksi.

“Kami melihat KPI dan mencari orang yang tepat bukan karena oh ini dekat dengan menteri atau apa, tidak bisa begitu,” ujar Erick di kantor Pertamina, Jakarta, Sabtu (22/2/2020).

Simak Video “Erick Thohir: Banyak Pihak Swasta Akali BUMN!
[Gambas:Video 20detik]
(toy/ang)

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here