Warga tampak berkerumun di dekat garis pembatas itu sambil memotret suasana lokasi kejadian. Beberapa kali polisi atau anggota TNI yang berjaga di lokasi kejadian tampak membubarkan warga.

Salah seorang warga yang tinggal di Kecamatan Kaliwungu, Arni (23) mengungkap sering melihat helikopter terbang di kawasan tersebut selama sekitar selama seminggu terakhir.

Baca Juga : Cara Surabaya Sembuhkan 519 Pasien Covid-19 Dalam 5 Hari

“Rumah saya dekat dengan kawasan industri, dalam seminggu terakhir sering lihat ada heli lewat, berkeliling. Tapi ini tadi tahu kalau ada yang jatuh, dari teman,” kata Arni kepada wartawan.

Lokasi kecelakaan helikopter ini jauh dari permukiman warga. Jaraknya dari permukiman warga sekitar 3 km, dan dari jalan raya sekitar 5 km.

Diberitakan sebelumnya, Humas Basarnas Semarang Zulhawary mengungkap kecelakaan ini terjadi pada sekitar pukul 14.00 WIB. Sedangkan pihaknya mendapat laporan pada sekitar pukul 15.00 WIB.

“Itu infonya heli latih Penerbad (Penerbangan TNI AD), punya militer. Kami tidak bisa memberi info lebih jauh,” ujar pria yang akrab disapa Zul itu saat dihubungi detikcom, sore ini.

Zul mengatakan tak berwenang memberi keterangan lebih jauh terkait korban atau kondisi helikopter yang mengalami kecelakaan. (Detikcom)

Berita hari ini akurat dan terpercaya temukan di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here