[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta – Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (PUSHEP) Bisman Bakhtiar berpendapat, harga BBM yang belum turun merupakan salah satu bentuk stimulus yang diberikan untuk perusahaan energi di tengah wabah pandemi virus corona (Covid-19).

Namun, keringanan tersebut dalam hal ini bukan diberikan oleh pemerintah, melainkan pihak konsumen yang rela membeli bahan bakar minyak dengan harga tinggi.

Bisman menilai, kebijakan menurunkan harga barang dan kebutuhan pokok merupakan suatu kewajiban di saat kondisi perekonomian drop, termasuk untuk BBM.

“Tetapi bisa jadi, tidak turunnya harga BBM ini sebenarnya juga merupakan stimulus, stimulus bagi perusahaan-perusahaan. In service maupun keuntungan,” ujar Bisman dalam sesi teleconference, Kamis (11/6/2020).

 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here