[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Joachim, seorang pangeran dari Belgia didenda lebih dari $ 10.000 atau senilai Rp 141 juta lebih setelah melanggar aturan karantina Spanyol. Selain kena denda, ia juga terkena COVID-19 setelah menghadiri sebuah pesta di negara tersebut.

Keponakan Raja Philippe dari Belgia ini pergi ke Spanyol pada 24 Mei untuk sebuah pekerjaan, tetapi ia gagal mematuhi aturan negara yang mengamanatkan para pelancong yang masuk untuk mengkarantina diri selama 14 hari, kata pejabat di Andalusia.

Alih-alih mengkarantina diri, sang pangeran pergi ke sebuah pesta di kota selatan Cardoba dua hari setelah kedatangannya dan kemudian dinyatakan positif terkena virus.

Ada 27 orang yang hadir dalam pesta yang diadakan dengan melanggar aturan karantina Spanyol, Brussels Times melaporkan.

Pangeran 28 tahun ini mengaku melanggar karantina dan dituntut dengan denda yang tidak sedikit. 

 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here