[ad_1]

Jakarta

Volkswagen melakukan perombakan pada susunan manajerialnya dengan mencopot jabatan Chief Executive Officer dari tangan Herbert Diess. Sebagai gantinya, VW menempatkan Ralf Brandstaetter, yang sebelumnya menempati posisi Chief Operating Officer.

Perombakan manajemen ini terjadi setelah terjadi perdebatan selama berminggu-minggu antara para pemimpin dan manajer buruh Volkswagen. Perdebatan itu ditenggarai rencana VW untuk merampingkan anggarannya dengan cara melepaskan sejumlah tenaga kerjanya untuk menuju perubahan industri menuju mobil listrik. Pemotongan biaya tentu tak lepas pula dari dampak pandemi virus Corona terhadap kondisi ekonomi global.

Volkswagen mengatakan Brandstaetter akan mulai menjalankan tugasnya sebagai CEO pada 1 Juli. Sementara itu Diess akan menjadi Chief Executive grup VW yang mana memiliki lebih sedikit beban tugas dalam menjalankan perusahaan. Dies hanya akan mengawasi kinerja masing-masing anak perusahaan VW seperti Audi, Bentley, Skoda, Lamborghini dan Porsche.

“Ralf Brandstaetter adalah salah satu manajer perusahaan yang paling berpengalaman. Karena itu saya sangat senang bahwa Ralf Brandstaetter terus maju dengan pengembangan merek VW sebagai CEO,” kata Diess dalam sebuah pernyataan.

Perombakan ini dikatakan VW masih akan memberikan Diess tanggung jawab akan mobil-mobil penumpang VW. Seiring dengan itu, Stefan Sommer dicoot dari jabatannya sebagai Chief Procurement and Components.

Sommer baru bergabung dengan VW pada tahun 2018 memiliki rencana besar membangun pabrik mobil listrik VW. Pabrik itu akan mendukung pasokan komponen mobil listrik di mana itu menjadi kendala VW mengembangkan mobil listrik.

Sebelumnya Diess berusaha untuk mendapatkan suara dari para pemimpin buruh yang memegang sembilan dari 19 kursi di dewan pengawas. Hal itu dilakukan Diess agar mendapatkan persetujuan rencananya melakukan pemotongan anggaran.

Dalam rencananya itu, Diess memperkirakan ada dana sebesar USD 38 miliar yang dapat dialihkan ke mobil listrik dan mobil otonom serta USD serta USD 56 miliar untuk pengadaan baterai mobil listrik.

Diess juga mendapat tekanan setelah Volkswagen terpaksa menghentikan penjualan model VW Golf karena masalah perangkat lunak di saat VW bersiap untuk produksi massal mobil listrik VW ID.3.

Simak Video “Iklannya Berbau Rasis, Volkswagen Minta Maaf
[Gambas:Video 20detik]
(rip/din)



[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here