[ad_1]

Liputan6.com, Surabaya – Forkopimda Jawa Timur (Jatim) yang terdiri dari Gubernur Jatim Pangdam V Brawijaya, Kapolda Jatim Pangkoarmada II, Ketua DPRD Jatim masih bisa membantu mencegah penyebaran COVID-19 selama masa new normal. 

Hal tersebut disampaikan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat dialog interaktif dengan salah satu stasiun televisi swasta nasional pasca penandatanganan komitmen bersama dengan forkopimda Jatim serta tiga kepala daerah (Surabaya, Sidoarjo, Gresik) pada Kamis, 11 Juni 2020.

Saat dikonfirmasi, sekarang kewenangan penanganan COVID-19 diserahkan kepada bupati dan Wali kota, apakah itu berarti Pemkot dan Pemkab perlu untuk berkoordinasi dengan Pemprov terlebih dahulu sebelum mengambil langkah besar? 

Khofifah Indar Parawansa menjawab, sebetulnya koordinasi selalu dilakukan pada saat PSBB setiap pukul 16.00 WIB. Rapat koordinasi tersebut dipimpin oleh Sekdaprov Jatim dan Sekda kabupaten dan kota, kecuali pada saat tertentu mereka mewakilkan. 

“Dan di dalam pakta integritas atau kesepakatan bersama yang tadi ditandatangani, ada lima poin, poin kelima juga isinya adalah melakukan koordinasi,” ujar dia. 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here