[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian mengatakan, memang ada kerawanan pelaksanaan pemilihan kepaa daerah (Pilkada) di masa pandemi, tapi mungkin tantangan ini dapat menjadi peluang.

Hal ini disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat di Komisi II DPR RI. Selain pihak pemerintah, turut hadir KPU, Bawaslu, dan DKPP.

Menurut dia, diperkirakan akan ada 220 incumbent akan bertanding. Di mana bisa jadi masalah penanganan Covid-19 dan dampak sosial ekonominya ini jadi isu sentral. 

“Ini akan menjadi pertaruhan oleh para kandidat termasuk nonpetahana juga bisa mencari untuk kontestasi tentang keberhasilan atau tidak keberhasilan dari Petahana,” kata Tito, Kamis (11/6/2020). 

“Kami kira kalau ini bisa setting sedemikian rupa isunya, menjadi isu Covid-19 dan dampak sosial ekonominya, justru dengan adanya Pilkada ini, para kepala daerah akan berkerja keras untuk melandaikan kurva masing-masing,” lanjut dia. 

Menurut dia, jika kurvanya merah dan meningkat, ini tentu mendapat serangan dari lawannya. “Sehingga ada peluang bagi kita untuk memaksa pimpinan dan semua pihak untuk menurunkan kurva penularan,” jelas Tito. 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here