[ad_1]

Jakarta, CNN Indonesia —

Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menyebut putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka adalah ikon anak muda saat ini. Dia berharap kalangan muda lainnya mau terjun ke politik seperti Gibran.

Diketahui, Gibran kini menjadi kader PDIP. Iktikadnya menjadi calon wali kota Solo, Jawa Tengah di Pilkada Serentak 2020 didukung PDIP dan beberapa partai lainnya.

“Gibran adalah salah satu ikon kaum muda yang terjun ke politik. Saatnya kaum muda turun ke politik,” ujar Cak Imin di Jakarta mengutip Antara, Kamis (23/7).


Cak Imin mengamini isu tentang dinasti politik kembali jadi perbincangan di masyarakat usai Gibran maju sebagai calon wali kota Solo. Namun, dia mengatakan bahwa itu tidak bisa dilepaskan dengan kultur demokrasi di Indonesia.

“Realitas kultural bahwa untuk menang dan didukung masyarakat, itu demokrasi bebas,” kata Cak Imin.

Diketahui, Gibran telah mendapat tiket dari PDIP untuk menjadi calon wali kota Surakarta, Jawa Tengah dalam Pilkada Serentak 2020. Dia akan berpasangan dengan Teguh Prakosa.


Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka (tengah) berjalan menuju Kantor DPD PDI Perjuangan Jawa Tengah untuk mengembalikan formulir pendaftaran pencalonan sebagai Wali Kota Surakarta di Semarang, Jawa Tengah, Kamis (12/12/2019). Berkas pendaftaran Gibran dinyatakan lengkap dan resmi terdaftar sebagai bakal calon Wali Kota Surakarta dari PDI Perjuangan pada Pilkada Tahun 2020. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/wsj.Putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka menjadi calon wali kota Solo di Pilkada Serentak 2020 usai diberi tiket oleh PDI Perjuangan (ANTARA FOTO/R. Rekotomo)

Sejauh ini, Gibran juga telah mendapat dukungan dari PAN, Golkar dan Demokrat. Belum ada pasangan calon lain yang terlihat ingin maju menantang Gibran mendapatkan kursi wali kota solo.

Pilkada Serentak 2020 bakal dihelat di 270 daerah. Terdiri atas 9 pilgub, 224 pilbup, dan 37 pilwalkot.

Tahapan pilkada sempat ditunda akibat wabah virus corona. Kini, tahapan sudah dilaksanakan kembali dengan disertai protokol kesehatan.

Pemungutan suara awalnya dijadwalkan pada 23 September 2020. Namun karena pandemi corona, DPR, pemerintah, dan KPU sepakat untuk mengundurnya ke tanggal 9 Desember 2020.

(Antara/bmw)

[Gambas:Video CNN]



[ad_2]
Berita hari ini akurat dan terpercaya temukan di NewsFor.ID Berita Untuk Indonesia.

News For Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here