[ad_1]

Perempuan itu juga mengungkapkan bahwa ia sangat takut dan khawatir saat bibirnya meletus. Ia juga sangat cemas akan cacat seumur hidup.

“Aku merasa sangat malu dan malu untuk meninggalkan rumahku dan juga malu untuk memberi tahu orang- orang apa yang sebenarnya terjadi. Secara keseluruhan, aku sudah libur enam minggu karena masalah pengisi bibir,” katanya.

Tak hanya lecet akibat pembengkakan yang terus bermunculan dan mulutnya pun penuh dengan darah. Ia mengaku tak bisa makan dan selalu kesakitan.

Ia sempat berkonsultasi ke dokter dan mengatakan bahwa masih ada pengisi bibir yang tersisa dalam bibir atasnya saat disuntik dua tahun lalu.

“Saya menderita selama dua tahun karena masalah ini dan saya hanya ingin gadis-gadis lain mengetahui bahaya dari pengisi bibir sebelum mereka melanjutkan dan disuntik. Aku benar-benar menyesal,” katanya.

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here