[ad_1]

JAKARTA – Pemilihan bahan tembaga yang disisipkan masker kain disinfektor dipercaya lebih ampuh membunuh virus ketimbang bahan lainnya yakni baja maupun plastik.

Peneliti di Pusat Penelitian Fisika LIPI, Deni Shidqi mengatakan dalam penelitian sebelumnya yang dipubish diterbitkan di The New England Journal of Medicine bahwa untuk virus SARS-CoV-2 mampu bertahan selama empat jam di permukaan tembaga, jauh lebih cepat rusak dibanding ketika dipaparkan ke bahan lain seperti stainless steel mampu bertahan 48 jam, plastik 72 jam dan kardus 24 jam.

“Tembaga yang diaplikasikan dalam kain masker tentu harus memenuhi standar kualitas dan komposisi (dosis) tertentu, sehingga mampu melekat dengan baik (tidak mudah lepas/rontok) dengan tetap memperhatikan fungsi ‘conntact killer,” katanya kepada Okezone, Selasa (9/6/2020).

Deni melanjutkan mekanisme secara umum yang berkaitan dengan mudah terlepasnya ion-ion Cu (baik Cu+ atau Cu2+) yang memicu terbentuknya hydroxyl radical (OH*), mengakibatkan kerusakan pada dinding sel dan degradasi RNA.

“Sehingga bakteri/virus tidak mampu mereproduksi yang berujung pada kematian sel,” tutupnya.

 

(ahl)

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here