[ad_1]

Liputan6.com, Jakarta Ada banyak hal yang harus menjadi perhatian para wanita, termasuk kesehatan vagina. Mungkin sebagai seorang perempuan, Anda paham betul bagaimana merawatnya dengan baik dan bagaimana mempertahankan serta mencapai kesehatan vagina yang baik. Tetapi, tahukah Anda jika pakaian dalam yang Anda kenakan turut berperan dalam kesehatan vagina Anda?

“Dalam hal kesehatan vagina, kain yang lebih diutamakan untuk dijadikan pakaian dalam adalah kain yang bisa membuat kulit bernapas dan dari bahan alami. Biasanya kami sarankan menggunakan kapas, karena merupakan salah satu kain alami yang paling mudah ditemukan,” Heather Irobunda, MD, dokter ob-gyn bersertifikat,¬†dikutip POPSUGAR.

“Adapun alasan lain untuk memilih bahan pakaian dalam dari serat kapas atau katun karena bahan alami serta mampu menyerap kelembapan. Sedangkan, bahan kain lainnya membuat area yang sudah lembab menjadi lebih lembab dan merupakan tempat sempurna bagi bakteri dan infeksi jamur berkembang biak,” kata Kameelah Phillips, MD, dokter ob-gyn bersertifikat kepada POPSUGAR.

Jadi, saat belanja pakaian dalamIrobunda menyarankan untuk lebih dulu mengetahui tingkat sensitivitas kulit dan tubuh Anda. Vagina adalah salah satu tempat paling sensitif dalam tubuh. Jika Anda rentan terhadap reaksi alergi terhadap kain, pewarna, atau bahan kimia, berhati-hatilah saat membeli pakaian dalam, sarannya.

Jika Anda memiliki reaksi alergi terhadap bahan dan pewarna di tempat lain di tubuh Anda, ada kemungkinan Anda akan memiliki semacam reaksi pada area vagina dan vulva, jelas Irobunda lebih lanjut.

Pada intinya, Irobunda merekomendasikan untuk menghindari pakaian dalam yang terbuat dari bahan-bahan sintetis seperti poliester dan spandex dan yang banyak diwarnai karena dapat menyebabkan reaksi yang merugikan – seperti ruam, iritasi, atau infeksi vagina – ke jaringan vulva dan vagina yang halus.

 

[ad_2]

Source link

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here